CIAMIS – Antusiasme umat muslim khususnya di tatar Galuh Ciamis dalam mengejar keutamaan malam Lailatul Qadar semakin meningkat. Pada pelaksanaan itikaf malam ke-27 Ramadan yang jatuh pada Selasa (17/03/2026) dini hari, Masjid Agung Ciamis dipadati oleh lebih dari 600 peserta.
Ketua DKM Masjid Agung Ciamis, DR. H. Wawan S Arifien, M.M., menyampaikan bahwa jumlah peserta kali ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan malam-malam sebelumnya. Menurutnya, fenomena ini merupakan hal yang lumrah terjadi saat mendekati akhir bulan suci.
”Peserta itikaf hari ini lebih banyak dari hari sebelumnya. Biasanya memang malam ganjil lebih diminati dan dipadati oleh jemaah dibandingkan malam genap,” ujar H. Wawan.
Puncak Kunjungan Diprediksi pada Malam ke-29
Pihak DKM memprediksi bahwa gelombang jemaah akan terus bertambah seiring berakhirnya bulan Ramadan. Puncak kunjungan diperkirakan akan terjadi pada malam ke-29 nanti.
Agenda Qiyamul Lail
Sepanjang malam, jemaah mengikuti rangkaian ibadah intensif yang meliputi Salat Tarawih dan Qiyamullail berjamaah, Tadarus Al-Qur’an dan Muhasabah (refleksi diri) dan Sahur bersama yang secara khusus disediakan oleh Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, bersama Sekda Ciamis, Dr. Andang Firman Triyadi.
Dengan agenda utama Qiyamul Lail yang berlangsung khidmat. Pada kesempatan kali ini, bertindak sebagai imam adalah Ust. Ade Fajar Ramdani, seorang pemuda berbakat asal Kawali, Ciamis. Kehadiran imam muda ini memberikan nuansa spiritual yang kental bagi para jemaah yang datang dari berbagai penjuru wilayah Ciamis.

Dengan fasilitas yang memadai dan suasana yang kondusif, Masjid Agung Ciamis tetap menjadi pusat tujuan utama masyarakat Tatar Galuh untuk menghidupkan sepuluh malam terakhir Ramadan.*Men






