Akal Manusia Mesti Diikat Dengan Agama

- Penulis Berita

Kamis, 10 Juli 2025 - 10:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Taufik Hidayatullah (Kontributor masjidagungciamis.or.id)

Dalam Kajian rutin Tafsir Al-Qur’an bertempat di Masjid Agung Ciamis yang mendapatkan amanah sebagai pemateri tetap yaitu salah satu cucu KH.Irfan Hielmy pendiri Pondok Pesantren Darussalam Ciamis sekaligus keponakan Ketua ICMI Kabupaten Ciamis Jawa Barat yaitu Ustadz Anies Husni Firdaus yang rutin mengisi kajian setiap hari Kamis sore. Dalam Kajian bertepatan pada 05 Juni 2025. Beliau membahas hal yang cukup menarik dikarenakan bersinggungan dengan
Naluri Panca Indra Hingga Akal yang Mesti Diikat Dengan Agama.

Naluri Manusia sudah barang tentu Allah SWT ciptakan untuk melakukan hal-hal yang semestinya, seperti jika kita melakukan olahraga tentu kita akan merasakan yang namanya haus sehingga kita akan minum air tersebut untuk menghilangkan dahaga. Hal tersebut merupakan naluri yang AllahSWT ciptakan Pungkas Ustadz Anies Husni Firdaus yang merupakan Dosen Universitas Islam Darussalam Ciamis.

READ  Kajian Dalam Rangka Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke 383


Salah satu contoh Hidayah Panca Indra misalnya ketika melihat makanan seblak terus kita ingin taruh sambal. Namun kita dengan hidayah kita bisa berfikir ulang karena kita mempunyai penyakit lambung. Nah, itulah cara hidayah panca indra bekerja. Jadi, ketiga unsur seperti Naluri, Panca Indra serta proses akal bekerja mesti dibarengi dan diikat dengan bentuk spiritualitas berbentuk agama.

Dalam Agama sendiri kita mengenal istilah Ma’rifah. Terdapat ungkapan yang menarik yaitu:
محبوب المحبوب محبوب ومحب المحبوب محبوب
Dari ungkapan di atas kita perlu mencintai orang-orang yang dicintai oleh Allah SWT. Siapa itu, tentu Rasulallah SAW sebagai manusia yang paling dicintai oleh Allah SWT.
Sehingga jika kita mencintai orang dicintai oleh Allah SWT kita memiliki tujuan ataupun ghayah Tauhid yang terukur kepada Allah yaitu mendapatkan Keridhoan Allah SWT.

READ  IKATAN REMAJA MASJID SEKOLAH SEBAGAI UPAYA MEMBENTUK REMAJA YANG BERTAQWA, CERDAS DAN BERJIWA SOSIAL

Jangan sampai kita menghadirkan rasa Taqarrub ma’rifah kepada Allah SWT pada saat kita telat mendapatkan gaji ataupun susah semata. Namun lebih dari itu, mesti mengingat dan bersyukur kepada Allah SWT dalam bentuk ahwal ataupun keadaan apapun. Wallahua’lam. (Men)

Beri Komentar

Berita Terkait

Tiga Kriteria Anak Yang Sholih
Kultum Zuhur Masjid Agung Ciamis
Bershodaqoh Lewat Menanam Pohon
Bobibos dan Mukjizat Ilmiah Surat Yasin Ayat 80
HAMKA : Bolehkah Kaum Perempuan Terlibat Dalam Kancah Sosial Politik
Tiga Olahraga Sunnah Dalam Islam
Kriteria Orang yang Bertaqwa
Kunjungan Kepala Perpusnas Republik Indonesia ke Masjid Agung Ciamis

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 02:04

Tiga Kriteria Anak Yang Sholih

Rabu, 7 Januari 2026 - 06:54

Kultum Zuhur Masjid Agung Ciamis

Rabu, 31 Desember 2025 - 10:40

Bershodaqoh Lewat Menanam Pohon

Rabu, 19 November 2025 - 02:51

Bobibos dan Mukjizat Ilmiah Surat Yasin Ayat 80

Kamis, 2 Oktober 2025 - 05:35

HAMKA : Bolehkah Kaum Perempuan Terlibat Dalam Kancah Sosial Politik

Kamis, 10 Juli 2025 - 10:23

Akal Manusia Mesti Diikat Dengan Agama

Sabtu, 5 Juli 2025 - 03:04

Kriteria Orang yang Bertaqwa

Sabtu, 21 Juni 2025 - 11:27

Yuk hadiri kajian “KABASHAR”!

Berita Terbaru

Artikel

Tiga Kriteria Anak Yang Sholih

Jumat, 16 Jan 2026 - 02:04

Artikel

Kultum Zuhur Masjid Agung Ciamis

Rabu, 7 Jan 2026 - 06:54

Artikel

Bershodaqoh Lewat Menanam Pohon

Rabu, 31 Des 2025 - 10:40

Artikel

Bobibos dan Mukjizat Ilmiah Surat Yasin Ayat 80

Rabu, 19 Nov 2025 - 02:51